Wisata Gunung Ijen Ditutup, Ini Alasannya

0
RAMAI: Taman Wisata Alam Gunung Ijen biasanya ramai dengan wisatawan kini ditutup sampai batas waktu yang belum ditentukan. (Foto: Kholik Mawardi/terbitdotco)

BANYUWANGI/terbitdotco – Gunung Ijen sebagai salah satu daya tarik wisata di Jawa Timur ini memang mampu menarik para pengunjung mendaki dan turun untuk melihat kawah Ijen. Salah satu daya tarik gunung Ijen ini adalah blue fire atau api biru yang dapat kita lihat menyembur dari dalam kawah gunung Ijen. Namun pada Kamis (22/3), Gunung Ijen menyemburkan asap dan belerang dengan konsentrasi tinggi.

Menanggapi hal ini, Balai Besar KSDA Jawa Timur melalui Seksi Konservasi Wilayah V Banyuwangi dan Resort Konservasi Wilayah Kawah Ijen beserta pihak Kepolisian Resort Bondowoso menutup sementara Taman Wisata Kawah Ijen sejak tanggal 23 Maret 2018 sampai batas waktu yang belum ditentukan.

”Kami juga sudah mengirim petugas BPBD Banyuwangi untuk naik ke atas untuk langsung melaporkan perkembangan terbaru. Jika memang dibutuhkan, tim kami akan siap berangkat naik ke atas,” ungkap Ade Setiawan selaku Kepala Bidang Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Banyuwagi.

Sebelumnya, beberapa warga di Afdeling Watu Capil, Kecamatan Sempol, Kabupaen Bondowoso pada Rabu (21/3) malam dibawa ke Puskesmas Sempol karena diduga keracunan gas yang berasal dari kawah gunung Ijen.
PVMBG Gunung Ijen mencatat, letusan di kawah Ijen yang membawa materi gas beracun muncul selama 938 detik atau sekitar 15 menit pada hari Rabu (21/3) pukul 19.13 WIB.

Letusan itu kemudian menghantam tebing pinggiran kawah sehingga mengeluarkan suara cukup keras. Lalu gas beracun ini terbawa oleh aliran Sungai Kali Pait yang berasal dari kawah gunung Ijen. (jt3)

Leave A Reply

Your email address will not be published.