Tradisi Yeh Siat, Temukan Dua Sumber Mata Air di Jimbaran

0

DENPASAR/terbitdotco – Beragam tradisi pasca Nyepi di Bali kian bermunculan. Salah satunya tradisi Siat Yeh di Banjar Teba, Jimbaran, Badung. Tahun ini, mereka mengambil tema Manadi Tunggal.

Tradisi Siat Yeh adalah sebuah ritual yang mempertemukan dua sumber mata air utama di Desa Jimbaran. Yakni, sumber mata air laut di sebelah barat dan sumber mata air suwung, disebelah timur.

“Kedua sumber mata air itu, dahulu adalah mata pencaharian pokok masyarakat Jimbaran,” ungkapnya Anak Agung Yusa selaku Pembina Sekaa Teruna Bhakti Asih pada Jumat pagi (8/3).

Dalam sejarahnya, kedua mata air tersebut dulunya bertemu secara alami di Pura Lobok. “Kalau air pasang, akan bertemu, namun karena pembangunan yang masif di bidang pariwisata, akhirnya terhalang dengan bangunan yang besar. Sehingga tidak bisa bertemu lagi secara alami,” ungkapnya.

Untuk itu, pihaknya dengan ST. Bhakti Asih, membuat sebuah langkah untuk mempetemukan hal itu dengan nama Siat Yeh.

Kata Siat sesungguhnya berati perang, yakni kombinasi dari keinginan untuk bertemu, sedangkan yeh (air) adalah salah satu sumber kehidupan bagi manusia. (jt1)

Leave A Reply

Your email address will not be published.