The Equalizer 2: Sang Jagal Pemberantas Kejahatan

0

Oleh : John Tirayoh

JAKARTA/terbitdotco – Denzel Washington is back !!! berperan sebagai Robert McCall, ini adalah lanjutan dari film The Equalizer pertama yang tayang pada tahun 2014 lalu. Robert adalah pensiunan tantara khusus yang mempunyai skill mematikan untuk setiap lawannya. Setelah pension, Robert menjadi malaikat kematian bagi setiap pelaku kejahatan yang semena-mena di sekelilingnya.

Kesuksesan film pertama membuat sang sutradara Antoine Fuqua membuat kelanjutan dari kisah Robert McCall. Kali ini dirinya tak lagi bekerja di sebuah toserba supermarket. Namun menjadi supir taksi online dan tinggal di sebuah apartemen sederhana.

Untuk pemanasan adegan dimulai dari sebuah kereta penumpang di Turki. Robert dengan dingin menjadi malaikat kematian terhadap para penjahat yang disasar. Dengan gaya klasik memencet arloji miliknya, sebagai tanda berapa lama menghabisi musuh yang menantangnya.

BACA JUGA : Pacific Rim Uprising : Film Alternatif Selain Transformer

Lalu adegan berlanjut kepada kehidupan Robert yang masih berteman dengan Susan (Melissa Leo). Mantan atasan nya yang masih bekerja di CIA (badan intelejen Amerika). Untuk kehidupan sehari-hari sebagai supir taksi online, ada sosok remaja labil bernama Miles (Ashton Sanders) yang sedang direkrut geng lokal amatiran.

Saat Robert sedang menikmati kehidupannya yang normal, Susan sedang menyelediki sebuah kasus pembunuhan nun jauh di Eropa. Tepatnya di Belgia. Salah satu informan CIA dihabisi beserta keluarganya oleh para pembunuh profesional. Alih-alih mampu mengungkap pembunuhan, justru Susan musti menghadapi para penjahat itu.

Jangankan Susan. Orang yang tak dikenal dalam keadaan tertindas saja pasti akan dibela oleh Robert. Apalagi ini Susan yang merupakan kawan baik dari Robert. Alur ceritapun akhirnya berlanjut bagaimana Robert mulai menjadi jagal bagi para kawanan penjahat yang mengusiknya dan juga orang-orang terdekat dalam hidupnya.

Mengomentari Equalizer 2, sebenarnya tidak ada yang istimewa dari plot cerita. Robert selama 121 menit akan meninju, pelintir, gebuk, tembak, hingga membuat kawanan penjahat tersungkur tanpa ampun. Twist siapa musuh sebenarnya, tidak dibuat di akhir film. Terlihat rumus ini dibuat agar tak melulu mengikuti pola Hollywood pada umumnya.

Agar tak melulu terlihat aksi baku pukul dan baku tembak, maka selipan kata-kata moral yang dipercayai Robert McCall hadir untuk menyemangati yang lemah dan melawan pembenaran sang penjahat.

BACA JUGA : Nobar Film Biak Berdarah di Surabaya Dibubarkan Aparat

Menarik untuk dilihat bahwa sebenarnya pola jagoan ala Robert McCall adalah setelah era James Bond. Plot yang hamper mirip film Jason Bourne atau film Taken. Kalau Jason Bourne berkutat pada persoalan pengungkapan dirinya dan film Taken melindungi keluarga, maka Robert McCall yang hidup seorang diri, lebih menjadi algojo bagi para pelaku kejahatan. Entah itu penjahat amatir atau profesional.

Pola nya adalah seorang manusia biasa yang mempunyai keahlian layaknya super-hero dalam membasmi kejahatan dan konspirasi. Film aksi seperti ini mungkin kita temui pada era 80-an dengan bintang seperti Steven Seagal, Sylvester Stallone, ataupun Van Damme.

Menariknya, Hollywood seakan tidak mempunyai tokoh muda yang lebih energik untuk menjadi sosok pahlawan yang mumpuni untuk dijadikan icon baru dalam dunia film aksi Hollywood. Denzel Washington, Matt Damon, Liam Nesson, dan Tom Cruise seakan lebih mumpuni untuk menjadi icon aksi di era Hollywood saat ini. Bahkan bintang aksi layaknya Jason Statham, Vin Diesel, ataupun John Cena juga tidak bisa dibilang representasi actor-aktor muda Hollywood.

Sehingga dibandingkan menciptakan film aksi dengan tokoh baru, maka Hollywood lebih memilih melanjutkan sequel film Equalizer ini untuk meraup pundi pundi uang masuk dalam kas Hollywood.

Secara keseluruhan film The Equalizer 2 tidaklah mengecewakan sebagai sebuah film aksi. Namun saja, tidak ada yang spesial dan pada akhirnya memakai formula lama yaitu, penjahat dihabisi satu-persatu hingga sang jagoan kembali bernapas lega karena menjadi pemenang.

Selamat Menonton …

Bintang: 6.5/10 Bintang. (*)

Leave A Reply

Your email address will not be published.