Selamat Jalan Made Indra Navicula

0
SELAMAT JALAN: Pemain bass Navicula, I Made Indra Dwiputra saat tampil di Gedung Ardha Candra, Art Center, Denpasar beberapa waktu lalu. (Foto: Kholik Mawardi/terbitdotco)

DENPASAR/terbitdotco – Belantika musik Indonesia kembali berduka. Pemain Bass Navicula, I Made Indra Dwiputra (33), menghembuskan nafas terakhirnya di Ruang ICU RS Sanglah Denpasar pada Senin (26/3) pukul 18.25 WITA setelah melewati masa kritis akibat kecelakaan.

Diketahui, Made bersama kekasihnya Afiriana Dewi (22) terlibat kecelakaan tunggal di Jalan Raya Sakah, Sukawati, Gianyar pada Sabtu (24/3) sekitar pukul 00.45 WITA. Dalam peristiwa tersebut, Afi meninggal di tempat.

Sementara, Made mengalami luka yang sangat parah. Terdapat pendarahan di bagian dalam, beberapa tulang rusuk patah dan juga mengalami Cedera Kepala Berat (CKB). Sehingga Made dirawat secara intensif di Ruang ICU RS Sanglah.

“Memang sejak kecelakaan tersebut, Made belum sadarkan diri dan kondisinya kritis,” ujar I Gede Robi Supriyanto, Vocalis Navicula saat ditemui terbitdotco di ruang jenasah RS Sanglah beberapa jam setelah Made dinyatakan meninggal dunia.

Robi menerangkan, kondisi Made pada Senin pagi mulai memburuk. Untuk itu, pihak dokter RS Sanglah ingin segera melakukan operasi. Namun sayangnya, ginjal Made tidak berfungsi. Pilihannya adalah melakukan cuci darah terlebih dahulu.

“Jadi rencananya operasi akan dilakukan besok pagi (Selasa (27/3),red), namun pada sore tadi, Made sudah lepas (meninggal dunia),” ujarnya.

Terkait pemulangan jenazah Made dari RS Sanglah ke rumah duka di Jalan Gunung Penamparan, Padangsambian, Denpasar, belum ada keterangan resmi, pihak keluarga pun masih rapat. Begitu pun terkait dengan prosesi pengabenan bagi pembentot bass Navicula sejak tahun 2002 tersebut.

Meskipun Made baru bergabung dengan band yang lahir tahun 1996 tersebut di tahun 2000an, keberadaan Made bukanlah orang yang baru bagi Robi dan rekan-rekan yang lainnya. “Kita sahabat sejak kecil,” tegas Robi.

Baginya, Made merupakan orang yang apa adanya. Apa yang dirasakan, itu yang diekspresikan. “Meski tampilnya urakan. Hatinya (Made) sangat lembut. Kiprahnya cukup kuat dengan skema musik di Bali juga,” tuturnya lagi.

Robi berpesan, Made dan Afi beristrirahatlah dengan damai. Baginya, kedua orang ini sudah bekerja keras selama ini.

“Kualitas hidup seseorang itu di ukur bukan dari seberapa panjang umurnya, tetapi apa yang sudah dilakukan selama masih hidup,” ungkapnya.

Robi juga menegaskan bahwa Navicula akan jalan terus meski pun tanpa Made. Sebab, ini juga menjadi cita-cita Made. “Saya yakin sekali, ini yang diinginkan Made (Navicula jalan terus). Ini mimpi kami semua. Kami ingin mewujudkan band Navicula semakin besar,” tutupnya.

Begitu banyak kenangan bersama Made. Maka tak heran, ratusan orang datang ke ruang forensik RS Sanglah setelah kabar duka itu datang. Keluarga, para musisi, sahabat dan teman-temannya terus berdatangan. Selamat jalan Made. (tim redaksi terbitdotco)

Leave A Reply

Your email address will not be published.