Pemuda Sumerta dan Blahbatuh Yakin Teluk Benoa Pasti Menang, Asalkan..

0
BERGERAK: Pemuda Desa Adat Sumerta, Denpasar saat pasang baliho pada Minggu (11/2). (foto: Istimewa/terbitdotco)

DENPASAR/terbitdotco – Gerakan penolakan terhadap rencana reklamasi Teluk Benoa terus bergeliat. Seperti halnya yang dilakukan oleh sejumlah pemuda Desa Adat Sumerta yang kembali melakukan pemasangan baliho di pertigaan Jalan Hayam Huruk – Jalan Kecubung, Denpasar pada Minggu (11/2).

Pemasangan baliho yang dilakukan pada pukul 16.00 WITA tersebut dikoordinir Barisan Muda Perjuangan (BAMPER) Sumerta. Diketahui, Desa adat Sumerta sebelumnya sudah mendeklarasikan diri, tepatnya pada 31 Juli 2016 lalu untuk menolak pengurugan Teluk Benoa oleh pihak PT. TWBI seluas 700 hektar.

Koordinator BAMPER Sumerta, I Nyoman Gegel Juniartha menjelaskan pihaknya rutin mendirikan baliho-baliho baru di wilayah Desa Adat Sumerta, baik untuk mengganti baliho lama yang telah usang atau pun memasang baliho baru di beberapa lokasi.

“Perjuangan panjang menolak reklamasi Teluk Benoa tak boleh kendor, kami terus mengobarkan semangat dengan salah satunya melalui pendirian baliho-baliho baru,” ujar Gegel.

Hal senada yang juga disampaikan I Gusti Ngurah Agung Sandhi Sugiantara, salah seorang pemuda yang ikut serta dalam pendirian baliho tersebut. Katanya, para pemuda Desa Adat Sumerta mendukung sikap tegas desanya yang melalui paruman telah menyatakan menolak reklamasi Teluk Benoa.

“Teringat saat deklarasi desa kami, Jro Bendesa Adat Sumerta menyampaikan bila satu kuku kita sakit maka seluruh badan kita pun akan terasa sakit. Itu sebagai kiasan bahwa permasalahan salah satu bagian Pulau Bali merupakan permasalahan kita semua. Untuk itu kami pemuda Sumerta siap memenangkan Teluk Benoa”, ucap pemuda yang akrab dipanggil Gung Sandhi.

Selain di Sumerta, sebelumnya pada hari Sabtu (10/2) pemasangan baliho baru juga dilakukan oleh para pemuda di Blahbatuh, Gianyar. Pemasangan yang dikoordinir Forum Generasi Muda Blahbatuh tersebut untuk menggantikan baliho lama yang telah rusak di pertigaan Desa Blahbatuh.

Hal tersebut disampaikan Ida Bagus Sugiri Putra, Ketua Forum Generasi Muda Blahbatuh. Katanya, pendirian baliho tersebut merupakan wujud dari keteguhan hati para pemuda Blahbatuh untuk terus berjuang demi kemenangan Teluk Benoa.

“Teluk Benoa pasti menang bila kita generasi muda bersatu melawan kerakusan yang hendak merusak alam ini,” tutupnya. (jt1)

Leave A Reply

Your email address will not be published.