MANTAP! Ini Rahasia Kelezatan Sego Tempong Mbok Wah

0

BANYUWANGI/terbitdotco – Belum lengkap rasanya ke Banyuwangi jika belum merasakan Sego Tempong. Sego Tempong atau Nasi Tempong adalah makanan khas Banyuwangi berupa kumpulan sayuran yang sudah direbus dengan lauk tahu, tempe, ikan asin atau ikan lain sesuai selera.

Yang bikin istimewa adalah racikan sambalnya. Sambal pedas yang menggigit khas Banyuwangi dengan paduan rasa segar tomat ranti, terasi, cabai rawit, dan jeruk limau.

Sesuai dengan namanya Sego Tempong, Sego artinya Nasi dan tempong berarti ‘tampar’. Jadi nama Sego Tempong rasanya cukup pas dengan sensasi “ditampar” setelah memakannya.

Nah, salah satu warung sego tempong yang terkenal di Banyuwangi adalah Warung Sego Tempong Mbok Wah. Warung ini berada di rumah Mbok Wah yang terletak di Jl. Gembrung No. 220 Glagah, Bakungan.

Untuk menuju ke sana harus melewati gang kecil, hanya seukuran satu mobil saja, namun tepat di depan warung terdapat lahan parkir yang cukup menampung beberapa mobil.

Bangunan warung ini tampak berbeda dengan rumah di sekitarnya, karena posisinya agak tinggi dengan beberapa anak tangga. Temboknya didominasi dengan warna merah.

Warung sego tempong Mbok Wah, istimewa rasanya (foto: Kholik Mawardi/terbitdotco)

Saat tim terbitdotco datang, di dalam terlihat empat set meja kursi, dan enam meja lesehan, tepat ditengah ruanga terdapat meja yang berisi berbagai pilihan lauk pauk tertata rapi, sayuran rebus, serta cobek besar penuh dengan sambal.

Sambal spesial Mbok Wah dibuat dadakan di atas cobek besar. Gula, garam, terasi, cabe rawit, dan tomat ranti di ulek menjadi satu sampai halus. Tomat ranti adalah jenis tomat dengan permukaan bergelombang, banyak bijinya dan memiliki rasa lebih asam daripada tomat pada umumnya.

“Sambal tempong harus baru dibuat dadakan, kalau ndak gitu rasanya lain,” ujar Mbok Wah sambil mengulek sambel.

Lauk sego Tempong Mbok Wah selalu disajikan dalam keadaan hangat. Ikan laut goreng sangat renyah, kepiting berukuran kecil yang digoreng kering, ayam goreng, ati ampela ayam, ikan cumi hitam dan sebagainya.

“Yang membuat ingin kembali ke Mboh wah itu sambalnya, pedasnya mantab,” tegas helmi, salah satu pelanggan mbok wah.

Selain wisatawan yang sengaja datang, pegawai swasta, PNS, dan anak Sekolah sekitar kawasan Bakungan menjadi pelanggan sego tempong mboh wah.

“Habis pulang sekolah langsung ke sini bareng teman-teman, enak kalau makan bareng” tegas Ayu, salah seorang pelajar SMA di Banyuwangi.

Lalu bagaimana soal harga?

Tim terbitdotco mencoba 4 porsi sego tempong dengan lauk 2 ikan laut goreng, udang, ayam dan paru goreng serta satu porsi kepiting goreng kering. Sayuran rebus berupa bayam dan kubis serta sambal akan ditambahkan sebagai pelengkap.

Belum hilang rasa panas seperti ditampar seusai menyantap sego tempong, kami pun cukup kaget ketika hanya diminta membayar 100 ribu rupiah sudah termasuk 4 gelas minuman.

Wah.. sungguh sangat murah. Bagi pecinta masakan pedas, warung sego tempong Mbok Wah ini sangat patut dicoba. (jt0)

Leave A Reply

Your email address will not be published.