Gunung Agung Erupsi Lagi, Empat Desa di Karangasem Hujan Abu

0

KARANGASEM/terbitdotco – Gunung Agung, Bali kembali erupsi pada Jumat (15/3) pukul 18:27 WITA dengan tinggi kolom abu teramati ± 1.000 m di atas puncak (± 4.142 m di atas permukaan laut).

Berdasarkan pantauan Pos Pengamatan Gunungapi Agung, kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang condong ke arah barat.

Sementara itu erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 23 mm dan durasi ± 1 menit 23 detik.

Hingga saat ini Gunung Agung berada pada status Level III (Siaga). Masyarakat yang berada di sekitar Gunung Agung dan pendaki/pengunjung/wisatawan agar tidak berada, tidak melakukan pendakian dan tidak melakukan aktivitas apapun di Zona Perkiraan Bahaya yaitu di seluruh area di dalam radius 4 km dari Kawah Puncak G. Agung.

Zona Perkiraan Bahaya sifatnya dinamis dan terus dievaluasi dan dapat diubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan data pengamatan G. Agung yang paling aktual/terbaru.

Masyarakat yang bermukim dan beraktivitas di sekitar aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung agar mewaspadai potensi ancaman bahaya sekunder berupa aliran lahar hujan yang dapat terjadi terutama pada musim hujan dan jika material erupsi masih terpapar di area puncak.

Area landaan aliran lahar hujan mengikuti aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung.

Info terkini berdasarkan laporan relawan lingkar Gunung Agung pasca erupsi, telah terjadi hujan abu tipis di wilayah Tongtongan, Ban, Kubu sekitar pukul 19.10 Wita.

Hujan abu juga terjadi di wilayah Sukadana, Karangsari, Kubu sekitar pukul 19.34 Wita dan di wilayah Tianyar Barat, Kubu pada pukul 19.47 Wita.

Dilaporkan juga hujan abu tipis di wilayah Tianyar Timur pd pkl. 19.50 Wita. (jt1)

Leave A Reply

Your email address will not be published.