Dalem!, Maya dan Nonik Sepakat Tentang Kesetiaan

0

DENPASAR/terbitdotco – “Beli Ane Ade Di Hati, Boye Je Tiang Tusing Tresna, Rasa Sayang Ne Gelahang Tiang, Sube Ade Anak Len Ngelahan. Engsapan Tresna Iraga, Katimbang Beli Nyakit Hati. (Kamu yang ada di hati, bukannya saya tidak sayang. Rasa cinta yang saya miliki, sudah ada yang punya. Lupakan cinta kita, daripada kamu sakit hati)

Itulah sedikit penggalan lirik lagu berjudul Ampurayang. Setelah merilis lagu Alih Cinta Beli di aplikasi SoundCloud dengan belasan ribu pendengar, Maya Agrevina kembali merekam lagu terbarunya berjudul Ampurayang.

Lagu terbaru yang berkisah tentang seorang perempuan yang menolak cinta laki-laki lain karena memilih setia dengan pasangannya ini menawarkan warna musik berbeda dengan Alih Cinta Beli yang bergenre musik pop rock.

“Lagu Ampurayang ini dibuat full akustik. Musiknya gitar dan sedikit tambahan piano. Bukan karena musik akustik lagi ngetrend ya. Tapi roh lagu ini memang cocok dengan musik akustik,” ujar Maya Agrevina kepada Terbitdotco.

Penggarapan lagu yang diciptakan oleh I Wayan ‘Nonik’ Widyantara sendiri dilakukan di home studio recording milik Made Urip, drummer dari Vitix Band di Tabanan. Tempat recording yang menjadi langganan mereka.

“Kami (Maya dan Nonik) memang kerap memilih rekaman di tempat tersebut. Beberapa lagu kami rekam disitu, seperti Alih Cinta Beli, Banyuwangi Tolak Tambang Emas Tumpang Pitu berkolaborasi dengan musisi Banyuwangi dan juga Aku Indonesia,” ujarnya.

Saat Terbitdotco menanyakan kapan lagu ini akan diluncurkan ke publik, perempuan asal Kerambitan ini menjawab santai.

“Segera. Kami tak mau buru-buru. Rencananya, lagu ini akan diluncurkan dengan video klip lirik dulu di youtube sambari memikirkan ide untuk video klipnya,” jawab Maya.

Lagu Ampurayang ini sejatinya sudah diperkenalkan ke publik melalui penggalan lagu di akun instagram Maya Agrevina maupun Nonik sendiri. Responnya pun cukup baik. Terlebih beberapa akun musik di Bali juga sempat merepost dan sudah ditonton ribuan warga net.

Maya Agrevina berharap, lagu Ampurayang ini dapat menambah playlist lagu berbahasa Bali di kalangan pecinta musik Bali. Begitu juga dengan pesan moral dalam lagu ini, dimana kesetiaan adalah kunci kesuksesan dalam menjalani hubungan.

“Kesetiaan adalah harga termahal dalam menjalani hubungan dengan pasangan. Jaga itu. Dan semoga lagu ini dapat diterima oleh publik juga. Astungkara,” pungkasnya. (*)

Leave A Reply

Your email address will not be published.